Bagian Pengajaran dan Kurikulum

KURIKULUM PONDOK MODERN “DARUL-IHSAN”

Kurikulum dan pendidikan yang ada di pondok ini adalah kurikulum yang terpadu, yaitu kurikulum dan pendidikan yang terdiri dari kurikulum pendidikan formal (Mts dan MA) , Kurikulum Pondok Modern Darus Salam Gontor dan Kurikulum Pondok Salafiyah. Ketiga kurikulum tersebut dipadukan menjadi sebuah kurikulum yang sangat ideal bagi pendidikan era sekarang. Artinya , santri yang masuk di pondok ini, akan mendapatkan pendidikan umum, tetapi tidak akan kehilangan pendidikan keagamaan ,bahkan pendidikan keagamaan lebih banyak porsinya, sehingga pondasi keimanan dan ketauhidan akan tetap terjaga.

Dalam menjalankan kurikulum terpadu tersebut , pondok membentuk beberapa unit-unit pendidikan dalam mendidik santri,  diantaranya :

1) Madrasah Aliyah Darul -ihsan

2) Madrasah Tsanawiyah Darul – ihsan

3) Madrasah Diniyyah Takmiliyyah Darul- ihsan

Unit pendidikan yang ada tersebut , semuanya berada dalam satu atap dibawah naungan KMI Pondok Modern “Darul- Ihsan” dalam mengembangkan pendidikan yang mengacu pada pendidikan islam yang modern , sehingga santri tetap bisa beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta akan tetap mendalami pendidikan agama .

 

Kelebihan Integrasi kurikulum pondok pesantren dengan kurikulum pemerintah

Integrasi kurikulum pondok pesantren dengan kurikulum pemerintah memiliki banyak kelebihan yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan peserta didik. Berikut adalah 10 penjelasan mengenai kelebihan integrasi tersebut:

  1. Pengembangan Pendidikan Agama yang Holistik: Integrasi kurikulum pondok pesantren dengan kurikulum pemerintah memungkinkan peserta didik untuk mendapatkan pendidikan agama yang holistik. Mereka tidak hanya belajar agama Islam secara mendalam dari pondok pesantren, tetapi juga mendapatkan pemahaman yang luas tentang agama-agama lain, etika, moralitas, dan nilai-nilai keagamaan dari kurikulum pemerintah.
  2. Pemahaman Multikultural yang Luas: Dengan integrasi ini, peserta didik dapat memahami keragaman budaya dan agama dengan lebih baik. Mereka belajar tentang nilai-nilai toleransi, menghormati perbedaan, dan memahami persamaan antaragama. Hal ini membantu dalam membentuk generasi yang lebih inklusif dan berbudaya.
  3. Penekanan pada Pembentukan Karakter: Kurikulum pondok pesantren sering kali memiliki fokus pada pembentukan karakter yang kuat berdasarkan nilai-nilai Islam. Integrasi dengan kurikulum pemerintah memperkuat pembentukan karakter ini dengan menekankan aspek moral, etika, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial dari kurikulum pemerintah.
  4. Penyelarasan dengan Standar Nasional: Integrasi dengan kurikulum pemerintah memastikan bahwa peserta didik tetap memenuhi standar nasional pendidikan. Mereka dapat mengikuti ujian yang diakui secara nasional dan memiliki akses yang lebih baik ke perguruan tinggi dan lapangan kerja.
  5. Pengembangan Keterampilan Abad ke-21: Kurikulum pemerintah sering kali menekankan pada pengembangan keterampilan abad ke-21, seperti keterampilan komunikasi, kritis, kolaboratif, dan kreatif. Integrasi dengan pondok pesantren memperkaya ini dengan pendekatan keislaman yang memberikan perspektif unik dalam mengembangkan keterampilan tersebut.
  6. Penguatan Bahasa Arab dan Al-Qur’an: Pondok pesantren fokus pada pengajaran bahasa Arab dan pemahaman Al-Qur’an. Integrasi dengan kurikulum pemerintah memungkinkan untuk memperdalam pemahaman ini sambil juga mengembangkan keterampilan bahasa Arab secara lebih luas dan mendapatkan pemahaman yang lebih holistik tentang Al-Qur’an.
  7. Pengenalan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi: Kurikulum pemerintah umumnya memasukkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang penting untuk kehidupan modern. Integrasi dengan pondok pesantren memperkaya ini dengan perspektif agama yang membantu peserta didik mengaitkan ilmu pengetahuan modern dengan nilai-nilai agama.
  8. Peningkatan Kreativitas dan Inovasi: Keterpaduan antara kurikulum pondok pesantren dan kurikulum pemerintah memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi. Mereka diajarkan untuk memahami tradisi agama sambil juga belajar untuk berpikir kritis, mengatasi masalah, dan berinovasi dalam berbagai bidang.
  9. Persiapan yang Lebih Baik untuk Karier dan Kehidupan: Integrasi ini memberikan peserta didik persiapan yang lebih baik untuk kehidupan di masyarakat modern yang multikultural. Mereka memiliki pengetahuan agama yang kuat, keterampilan abad ke-21 yang diperlukan, dan pemahaman yang mendalam tentang nilai-nilai sosial yang diperlukan dalam berkarier dan berkehidupan.
  10. Pembentukan Generasi Pemimpin yang Holistik: Dengan mengintegrasikan kurikulum pondok pesantren dan kurikulum pemerintah, tujuan yang lebih luas adalah membentuk generasi pemimpin yang holistik. Mereka tidak hanya memiliki pengetahuan agama yang kuat, tetapi juga keterampilan, nilai-nilai, dan karakter yang diperlukan untuk menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, inklusif, dan mampu berkontribusi dalam masyarakat.

Integrasi kurikulum pondok pesantren dengan kurikulum pemerintah memungkinkan peserta didik untuk mendapatkan manfaat dari kedua pendekatan ini, membentuk individu yang berakhlak mulia, berpengetahuan luas, dan siap untuk menghadapi tantangan zaman.

Program Konsentrasi Pembelajaran Tingkat MA KMI PMDI

Terobosan Baru dalam pengembangan Kurikulum dan Pengajaran di PMDI maka diadakan pengelompokan kelas siswa Madrasah Aliyah menjadi 4 program berbeda, yaitu Islamic Program, Excellent Natural Science Program, Excellent Social Science Program, dan Entrepreneurship Program:

Islamic Program:

  1. Pendidikan Agama yang Mendalam: Siswa akan mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang agama Islam, Al-Qur’an, hadits, tafsir, dan ilmu agama lainnya.
  2. Pembentukan Akhlak yang Baik: Program ini membantu dalam pembentukan karakter yang baik sesuai dengan ajaran Islam, seperti kesabaran, kejujuran, dan keikhlasan.
  3. Pengenalan Kultur Islam: Siswa akan lebih memahami budaya Islam, sejarah peradaban Islam, dan pemikiran ulama Islam, yang membentuk identitas keislaman mereka.
  4. Pendidikan Kesehatan Spiritual: Islamic Program membantu dalam memperkuat spiritualitas siswa, memberikan ketenangan batin, serta mengajarkan kesabaran dan tawakal.
  5. Pengembangan Keterampilan Keagamaan: Siswa akan dilatih dalam berbagai keterampilan keagamaan seperti tilawah, tahfizh Al-Qur’an, dan ibadah-ibadah lainnya.

Excellent Natural Science Program:

  1. Pendidikan Sains yang Unggul: Siswa akan mendapatkan pendidikan sains yang lebih dalam, mencakup fisika, kimia, biologi, dan matematika.
  2. Pengembangan Keterampilan Laboratorium: Program ini melibatkan siswa dalam eksperimen dan penelitian di laboratorium, meningkatkan keterampilan praktis mereka.
  3. Persiapan untuk Karier di Bidang Sains: Siswa akan siap untuk melanjutkan studi di bidang sains dan teknologi, serta mempersiapkan diri untuk karier di bidang tersebut.
  4. Inovasi dan Penemuan: Program ini merangsang kreativitas siswa, mendorong mereka untuk berpikir inovatif dan menemukan solusi-solusi baru.
  5. Pengembangan Pemikiran Analitis: Siswa diajarkan untuk berpikir kritis dan analitis dalam memecahkan masalah sains yang kompleks.

Excellent Social Science Program:

  1. Pendidikan Sosial yang Mendalam: Siswa akan mempelajari sejarah, geografi, ekonomi, dan sosiologi dengan lebih mendalam.
  2. Pemahaman tentang Struktur Sosial: Program ini membantu siswa memahami struktur sosial, perubahan sosial, dan kondisi ekonomi masyarakat.
  3. Pengembangan Keterampilan Penelitian: Siswa akan diajarkan untuk melakukan penelitian sosial, menganalisis data, dan memahami tren-tren sosial.
  4. Kewirausahaan Sosial: Siswa akan dilatih untuk mengidentifikasi masalah sosial dan mengembangkan program-program kewirausahaan sosial.
  5. Kerjasama dan Kepemimpinan Sosial: Program ini mengajarkan pentingnya kerjasama dalam masyarakat, membangun kepemimpinan yang efektif, dan tanggung jawab sosial.

Entrepreneurship Program:

  1. Pendidikan Kewirausahaan: Siswa akan mempelajari konsep-konsep dasar kewirausahaan, manajemen usaha kecil, pemasaran, dan keuangan.
  2. Pengembangan Keterampilan Manajemen: Program ini membekali siswa dengan keterampilan manajemen yang diperlukan untuk mengelola bisnis.
  3. Pengalaman Praktis: Siswa akan mendapatkan pengalaman langsung dalam membuat rencana bisnis, mengelola proyek, dan berinteraksi dengan dunia usaha.
  4. Kreativitas dan Inovasi Bisnis: Program ini merangsang kreativitas dan inovasi dalam pengembangan ide bisnis yang baru dan unik.
  5. Persiapan untuk Dunia Kerja: Siswa yang mengikuti program ini akan siap memasuki dunia kerja atau memulai usaha sendiri setelah lulus.

Dengan pengelompokan ini, setiap siswa mendapatkan pendidikan yang sesuai dengan minat, bakat, dan tujuan karier mereka. Mereka tidak hanya dibekali dengan pengetahuan akademis yang kuat, tetapi juga keterampilan khusus yang relevan dengan program yang mereka ikuti. Hal ini membantu dalam mempersiapkan mereka untuk masa depan yang sukses, baik dari segi spiritual, akademis, maupun karier.

UJIAN MADRASAH

Download kisi kisi dan contoh soal ujian madrasah Aliyah 2022, klik link dibawah ini;

Qur’an hadits

Fiqih

SKI

Aqidah akhlak

Bahasa Arab

PPKn

Bahasa Indonesia

Sejarah wajib

Matematika wajib

Fisika

Kimia

Biologi

Matematika peminatan

Geografi

Sosiologi

Ekonomi

Sejarah peminatan

PJOK

Bahasa Inggris wajib